Aktifitas Situs
-
topikin abdullah mengirim pembaruan: 2 hari lalu · updated 1 hari, 15 jam ago · Lihat
gabung
-
topikin abdullah terdaftar menjadi anggota 2 hari lalu · Lihat
-
-
uqet marzuk mengirim pembaruan: 3 hari, 10 jam lalu · Lihat
assalamualaikum,slm kenal buat semua warga nahdliyin dimana saja berada semoga saya bisa menjalin persahabatan dan persaudaraan,sy yg baru bergabung dikomunitas ini’
-
uqet marzuk terdaftar menjadi anggota 3 hari, 10 jam lalu · Lihat
-
alymasyhar mengirim pembaruan: 4 hari, 7 jam lalu · Lihat
Hujamkan akarmu wahai NU, jangan keropos seperti sekarang. ’Taring’ mu masih hanya muncul ketika akan pemilihan umum atao PILKADA.
Kuasai rumahmu lagi [Masjid], jangan kau serahkan pada ’Riva’ baru mu [Kaum Radikalism]. ’Kaki’ mu masih hanya ’terlihat’ ketika akan pemilihan ’Kepala’.
Rengkuhlah putra-putrimu, jangan kau telantarkan, sehingga mereka mencari ’Bapak-Bapak’ baru (Jenggotism). ’Tangan’ mu masih hanya ’nampak’ sayang ketika akan penerimaan ’Tunas’. -
jokoprasetiyo mengirim pembaruan: 4 hari, 10 jam lalu · Lihat
ngadang lailatul qodar
-
Kesombongan membuat manusia menuhankan dirinya, seperti Firaun di hadapan suku Koptik. Kecenderungan kultus terhadap kehebatan seseorang membuat sekian banyak manusia menuhankan sesama manusia. Maka, Yesus pun dituhankan oleh umat Kristiani, dan Uzair dituhankan oleh salah satu sekte Yahudi.
Tak hanya di zaman Mesir Kuno dan Romawi. Kesombongan dan kultus terus melahirkan penodaan terhadap agama Allah, antara yang menobatkan diri atau dinobatkan oleh pengikutnya sebagai nabi, malaikat, dan bahkan juga sebagai tuhan. Modernitas tak menghalangi kultus dan khurafat, mungkin hingga Dajjal menjadi tokoh terakhirnya.Ali bin Abi Thalib
(wafat tahun 40 H.)
Sekte Sabaiyah menganggap Ali bin Abi Thalib Radhiyallâhu ’anhu sebagai tuhan. Di Masjid Kufah mereka bilang kepada Ali, “Engkau adalah tuhan semesta alam.” Ali murka dan menyuruh mereka bertobat. Beliau memberi jangka waktu tiga hari. Setelah itu, Ali bin Abi Thalib membakar mereka di parit api. Neraka dunia, neraka akhirat.Abu Jakfar al-Manshur (wafat tahun 158 H)
Abu Jakfar al-Manshur, Khalifah Kedua Dinasti Abbasiyah, dinobatkan sebagai tuhan oleh sekte Rawandiyah. Mereka adalah sekte yang sangat fanatik terhadap Bani al-Abbas (keturunan dari al-Abbas, paman Nabi). Selain menuhankan Abu Jakfar, mereka juga menganggap Haitsam bin Muawiyah sebagai malaikat Jibril. Pada tahun 141 H, Abu Jakfar al-Manshur dan Haitsam memerangi mereka. Melawan “tuhan” dan “malaikatnya” jelas saja mereka kalah.Abu Jakfar asy-Syalmaghani (mati tahun 322 H)
Muhammad bin Ali asy-Syalmaghani. Ia menobatkan diri sebagai tuhan dari para tuhan. Sempat memiliki banyak pengikut, hingga akhirnya dicari oleh Pemerintah dan ia bersembunyi di Mosul. Akhirnya, ia muncul kembali dan berhasil ditangkap pada tahun 322 H, masa Khalifah ar-Radhi. Ia dipenjara lalu dihukum mati bersama pengikut setianya, Ibnu Abi Aun . Penggalan kepalanya dibawa keliling kota. Tuhan yang bernasib mengenaskanAbu Thahir al-Qirmithi (mati tahun 332 H)
Penguasa Bahrain dan pemimpin sekte Qaramithah. Ia menobatkan dirinya sebagai tuhan setelah melakukan pembantaian di Kakbah pada tahun 317 H. Sekte Qaramithah, pengikutnya, sempat menjadi kekuatan besar yang sempat beberapa kali mengalahkan pasukan Abbasiyah di bawah Khalifah al-Muqtadir. Akhirnya, al-Muqtadir mengerahkan tentara yang sangat besar dan berhasil mengalahkan Qaramithah. Abu Thahir menyerah, dan beberapa waktu setelah itu, ia mati oleh penyakit cacar ganas.Al-Hakim bi Amrillah (mati tahun 411 H).
Sekte kebatinan Darwaz menganggap al-Hakim bi Amrillah, Khalifah Dinasti Fathimiyah (Mesir) sebagai tuhan. Ia diangkat sebagai tuhan oleh Hamzah bin Ali ad-Darzi dan Muhammad bin Ismail ad-Darzi, pada tahun 408 H. Tiga tahun setelah diangkat menjadi tuhan, al-Hakim mati (411 H). Masih ada sisa-sisa pengikut sekte Darwaz masih di Syiria dan Palestina. Jumlah mereka sekitar 30 ribu -
Zukhruf Latif mengomentari kiriman blog Jadwal Izrail 5 hari, 11 jam lalu · Lihat
trim’s untuk kang ackieudin atas infonya. saya juga mengingat-ingat nggak ketekemu-ketemu.
-
Muhammad Huda mengirim pembaruan: 5 hari, 22 jam lalu · updated 5 hari, 12 jam ago · Lihat
Assalaamu’alaikum wr. wb.
Salam kenal… -
Muhammad Huda terdaftar menjadi anggota 5 hari, 22 jam lalu · Lihat
-
Zukhruf Latif mengomentari kiriman blog Jangan Berbuka Puasa Dengan Yang Manis 1 minggu lalu · Lihat
Posting yang melawan arus tapi mencerahkan. Trim’s. Saya sependapat.
-
IMAM SUHAIRI mengirim pembaruan: 1 minggu lalu · Lihat
ASSALAMU’ALAIKUM. MUDAH2AN RAMADAN INI DAPAT HIKMAH………………………………………………………………………
-
Sofian J. Anom menulis kiriman blog baru: Jangan Berbuka Puasa Dengan Yang Manis 1 minggu lalu · Lihat
Oleh Budi Krisnadi Di bulan puasa itu, sering kita dengar kalimat ‘ Berbuka puasalah dengan makanan atau minuman yang manis ,’ katanya. Konon,itu dicontohkan Rasulullah saw. Benarkah demikian? Dari Anas bin Malik ia berkata : “Adalah Rasulullah berbuka dengan Rutab (kurma yang lembek) sebelum shalat, jika tidak terdapat Rutab, makabeliau berbuka dengan Tamr (kurmakering), maka jika tidak ada [...]
-
-
mokhammad fathoni terdaftar menjadi anggota 1 minggu, 1 hari lalu · Lihat
-
usman domiri terdaftar menjadi anggota 1 minggu, 2 hari lalu · Lihat
-
Mohammad Arief Rizqillah ALq mengirim pembaruan: 1 minggu, 3 hari lalu · updated 1 minggu, 3 hari ago · Lihat
Telah hadir KMNU UPI (Keluarga Mahasiwa NU UPI)
mohon doa dan dukungannya -
-
M. Sofwan Affandi mengirim pembaruan: 1 minggu, 4 hari lalu · updated 1 minggu, 4 hari ago · Lihat
Tampilan baru.. semoga tambah berkah..
- Muat lagi




silahkan…